Kandungan Propolis

Khasiat propolis tidak diragukan lagi. Begitu banyak mamfaatnya, berbagai penyakit dapat diobati dengan menggunakan propolis. Zat-zat yang terkandung di dalam propolis dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan meregenerasi sel-set tubuh.

Propolis mengandung banyak zat suplemen yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan tersebut seperti pada tabel di bawah ini:

Komponen
Senyawa
Jumlah (%)
Resin Flavonoid, asam dan ester fenol 45-55
Asam Lemak Lilin lebah dan plant origin 25-35
Minyak Esensial Minyak Volatil 10
Polen Protein (16 asam amino bebas > 1%), arginine dan proline berjumlah 46% dari total 5
Bahan organik lain dan mineral 14 mineral mikro (Fe dan Zn merupakan mineral yang terbanyak), keton, lacton, quinon, steroid, asam benzoat, vitamin dan karbohidrat 5

Resin
Lebah dapat menghasilkan propolis dengan cara mencampurkan enzim dengan resin-resin dari berbagai macam tanaman sehingga dihasilkan resin yang berbeda dengan resin asalnya. Resin tersebut mengandung flavonoid, fenol dan berbagai asam.

Flavonoid
Flavonoid yang terkandung dalam propolis selain bersifat sebagai antioksidan yang dapat mencegah infeksi, juga bersifat menumbuhkan jaringan. Semakin tinggi kandungan flavonoid, semakin tinggi pula kecepatan penyembuhan penyakit.

Propolis mengandung flavonoid dalam jumlah yang paling banyak dibandingkan produk lebah lainnya seperti madu, royal jelly dan polen. Secara luas flavonoid memiliki berbagai fungsi yang sangat baik untuk tubuh, antara lain sebagai berikut:
1. Memperkuat sistem kekebalan tubuh
2. Memblokade prostaglandin yang menyebabkan nyeri
3. Merangsang pembentukan sel darah putih
4. Mencegah alergi
5. Mengurangi peradangan, gusi, sariawan dan penyakit mulut
6. Berperan sebagai anestetik (antinyeri), penetral racun, antibiotik, antifungi, antioksidan, antiseptik dan antitumor.

Lilin dan Asam Lemak
Lilin lebah dalam propolis umumnya mengandung ikatan ester, asam lemak dan rantai alkohol hidrokarbon yang sebagian besar tidak aktif secara kimia. Lilin lebah banyak mengandung mikroelemen sehingga dapat menyembuhkan luka bakar ataupun luka terbuka.

Polen
Polen merupakan penyumbang protein yang terkandung dalam propolis. Kandungan asam amino yang terbanyak dalam propolis yaitu arginin dan prolin (45,8%). Arginin diduga dapat merangsang regenerasi jaringan karena memiliki peran dalam produksi asam nukleat (DNA).

Mineral dan Vitamin
Propolis mengandung komposisi mineral lengkap. Zat besi dan kalsium merupakan mineral terbanyak yang terkandung dalam propolis. Mineral lain yang juga terdapat dalam propolis adalah magnesium, selenium, sodium, alumunium, posfor dan iodium. Propolis juga mengandung beberapa komponen organik seperti keton, lakton, quinon, vitamin (A, B1, B2, B6, C dan E).

Comments are closed.